Dugaan Penganiayaan Selalu Berulang, Warga Desa Paku Minta Pelaku Segera Ditangkap

MOROWALI — Warga Desa Paku, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali digegerkan dengan dugaan aksi penganiayaan yang dilakukan oleh dua orang bersaudara berinisial O dan R, warga Desa Kaleroang, pada Senin malam, 24 Agustus 2026 sekitar pukul 20.00 WITA.

Menurut keterangan sejumlah warga dan
Pemerintah Desa Paku yang tidak disebutkan
namanya, korban saat itu sedang mempersiapkan belanja di Desa Kaleroang untuk kebutuhan peringatan Maulid pada Selasa, 25 Agustus 2026. “Korban dipukul saat lagi belanja kebutuhan Maulid besok. Tiba-tiba didatangi dan dianiaya. Warga satu kampung langsung turun karena ada Kadus yang juga hampir jadi sasaran,” ujar warga Desa Paku.

Selanjutnya, Kejadian ini memicu kemarahan warga, terlihat puluhan warga Desa Paku berkumpul di jalan desa pada malam hari dan sempat terjadi keributan karena ada upaya pemukulan terhadap salah satu Kadus.

“Ini sudah bukan pertama kali. Pelaku sering bikin onar, mengejar warga desa paku, bahkan saat mau belanja pun dikejar. Kami sudah sangat resah,” ujar salah satu warga.

Warga menduga aksi berulang ini terjadi karena jauhnya jarak kantor Polsek Bungku Selatan yang berkantor di Bungku Pesisir, sehingga respon di lapangan terlambat.

Lebih dari itu, warga juga menduga pelaku mendapat “bekingan” dari oknum aparat penegak hukum. Dugaan ini menguat karena laporan serupa yang disampaikan Kepala Desa saat upacara 17 Agustus 2026 lalu di Polsek, hingga saat ini belum ada tindak lanjut.

Sementara itu, pada Januari 2026 lalu, pernah terjadi pemukulan saat pesta pernikahan yang menyebabkan korban mengalami patah tulang kaki. Saat itu justru pelaku yang lebih dulu melapor ke Polsek dan memposisikan diri sebagai korban.

“Karena merasa tidak ada keadilan di tingkat Polsek, maka malam ini kami bersama Pemerintah Desa sepakat untuk membawa kasus ini dan melapor langsung ke Polres Morowali. Kami berharap kasus ini diproses sampai ke pengadilan,” tegas perwakilan warga.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian malam ini. Namun warga mengaku situasi di Desa Paku tetap aman dan kondusif.

Warga dan Pemerintah Desa Paku berharap Polres Morowali segera menindaklanjuti laporan mereka agar tidak terjadi konflik lanjutan dan hukum dapat ditegakkan seadil-adilnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250