Bupati Iksan: Desa Pulau Tiga Tidak Dianaktirikan, Semua Wilayah Tetap dalam Pantauan

MOROWALI – Komitmen pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kepulauan ditegaskan Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf. Hal itu disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Pulau Tiga, Kecamatan Sombori Kepulauan, Rabu (28/10/2026).

Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Morowali itu disambut hangat dan penuh antusias oleh masyarakat setempat. Bagi warga Pulau Tiga, kunjungan ini menjadi momen yang telah lama dinantikan.

Dalam sambutannya di Aula Kantor Desa Pulau Tiga, Iksan dengan jujur mengungkapkan rasa rindunya untuk bertemu langsung dengan warga. Ia menyebut, selama lebih dari satu tahun masa kepemimpinannya, baru kali ini ia berkesempatan menginjakkan kaki di Desa Pulau Tiga.

“Meskipun saya ingin banyak membicarakan arah kinerja pemerintah daerah, tapi sejujurnya rasa rindu dengan warga Pulau Tiga yang paling besar,” ujar Iksan disambut tepuk tangan warga.

Ia menegaskan, meski secara fisik belum sempat berkunjung, Desa Pulau Tiga tidak pernah luput dari perhatian pemerintah daerah. Seluruh wilayah Kabupaten Morowali, baik daratan maupun kepulauan, tetap berada dalam pantauan dan menjadi bagian dari agenda pembangunan.

“Mungkin selama kurun waktu setahun ini Bapak Ibu melihat dan bertanya, kapan Pak Bupati mampir? Pada prinsipnya, semua yang ada di Kabupaten Morowali ini tetap dalam pantauan saya,” jelasnya.

Iksan pun menepis anggapan bahwa wilayah kepulauan, khususnya Pulau Tiga, dianaktirikan. Ia mengaku masih banyak pulau lain yang belum sempat dikunjungi, namun bukan berarti diabaikan.

“Jadi kalau ada yang bilang, ‘Ah, Pulau Tiga dianaktirikan’, tidak begitu. Kendati masih banyak pulau lain yang belum sempat kita kunjungi, tetap kita pantau,” lanjutnya.

Lebih jauh, Bupati Iksan menegaskan komitmennya untuk menyamakan standar pelayanan antara daratan dan kepulauan. Tidak ada perbedaan perlakuan, semua warga Morowali berhak mendapatkan pelayanan dan pembangunan yang setara.

“Kenapa saya katakan hari ini saya datang terus ke pulau? Karena untuk menyamakan pelayanan dengan di daratan. Apa yang saya lakukan di kepulauan sama dengan yang di daratan, jadi tidak ada yang dianaktirikan,” pungkasnya.

Kunjungan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat kepulauan, sekaligus memperkuat ikatan antara pemimpin dan rakyatnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250