Dugaan Oknum ASN PUPR Morowali Aniaya Keluarga Sendiri, Korban Sudah Visum dan Lapor Polisi

MOROWALI – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas PUPR Kabupaten Morowali berinisial A.S diduga melakukan penganiayaan terhadap keluarganya sendiri. Korban adalah Harliani, warga Nambo, Kecamatan Bungku Timur.

Peristiwa itu terjadi pada hari Senin, 25 Agustus 2026. Berdasarkan keterangan keluarga, pemicu penganiayaan hanya karena salah panggil. Ada namanya Sukma yang bertubuh pendek sering dipanggil “Hero”, pelaku tersinggung lalu melakukan pemukulan hingga korban mengalami luka benjol di kepala.

Yang mengejutkan, pelaku dan korban ternyata masih memiliki hubungan keluarga. Mereka sepupu satu kali dari pihak almarhum ayah korban.

Saat itu terlontar ucapan dari pelaku: “Kalau kau pikir saya takut sama kamu, sedangkan orang tuamu saja saya tidak takut, apalagi kamu,” sebutnya.

Keluarga korban mengaku sudah mencoba mediasi di tingkat desa, namun tidak menemui titik temu karena pihak keluarga besar menolak damai.

Langkah hukum pun diambil. Keluarga korban telah membuat laporan resmi ke kepolisian dan korban telah menjalani visum.

“Ini sudah laporan resmi. Visum juga sudah. Kami minta kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku, siapapun pelakunya,” ujar keluarga korban. Selasa(26/08/2026)

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Dinas PUPR Morowali terkait status ASN yang bersangkutan.

Warga berharap kasus ini menjadi peringatan bahwa kekerasan bukan solusi, dan hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu, termasuk kepada ASN.

 

 

 

(Redaksi / Whatsapp : 081371835194)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250