Example 728x250

GRD KK-MOROWALI, Meminta Klinik Wardah Medical Center Dihentikan dan Pihak Klinik Segera Tanggung Jawab Terhadap Pemulihan Korban

Sulawesi Tengah, Rakyatbersuara.com- Gerakan Revolusi Demokratik Komite Kabupaten Morowali (GRD KK-MOROWALI), meminta instansi terkait untuk hentikan aktivitas klinik Wardah Medikal Center dan melakukan pemeriksaan alat-alat dalam klinik. pihak klinik harus tanggung jawab kepada tiga warga kecamatan bumi raya. diduga jadi korban dalam kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh klinik wardah medical center. Minggu(/18/5/25).

“Ini sangat berbahaya sehingga pihak klinik harus dihentikan, praktek operasi katarak jika tidak memilik orang-orang yang berkompeten dan alat memadai maka akan berbahaya untuk dilakukan operasi sekalipun itu gratis” ungkap Amrin selaku ketua GRD KK-MOROWALI.

Usai menjalani operasi katarak gratis pada 20 januari 2025, tiga orang yang diduga sebagai korban telah melakukan upayan pemeriksaan lanjutan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Morowali. tetapi tidak mendapatkan hasil maksimal sehingga pihak RSUD Morowali menyarankan kepada korban untuk segera di rujuk ke salah satu Rumah sakit yang ada di kota Makassar.

Amrin juga meyampaikan bahwa, dari beberapa informasi yang kami dapatkan jika program klinik wardah medical center,
awalnya gratis, tetapi saat tiga korban operasi katarak ini mengalami ganguan pada penglihatan mereka pihak klinik mengeluarkan tarif selama melakukan kontrol. sebesar Rp 500.000 sampai 800.000 dalam satu kali kunjungan.

“Tiga warga yang diduga sebagai korban dalam beberapa bulan sampai ada masalah pada penglihatan dimintai tarif. Harusnya pihak klinik bertanggung jawab terhadap para korban,”ujarnya.

Amrin juga menegaskan kepada pihak klinik untuk segera bertanggung jawab, kepada pemulihan korban operasi dan hentikan pembayaran setiap korban yang melakukan cek up sampai keadaan korban betul-betul kembali membaik seperti sebelumnya.

“Kami dari GRD KK-MOROWALI, akan mengawal tiga orang yang diduga korban ini sampai pihak klinik bertanggung jawab atas apa yang telah dialami korban begitupun hak-hak mereka”tegasnya.

Terakhir Amrin dengan tegas, menyampaikan kepada instansi terkait untuk memeriksa alat-alat yang digunakan pihak klinik tersebut dan memberhentikan sementara aktifitas klinik Wardah Medical Center. Sampai permasalahan ini selesai, ini sangat berbahaya tidak bisa dibiarkan dan jika praktek klinik ini masi terus berjalan maka harus segera dihentikan tanpa alasan apapun karena kita tidak ingin ada korban-korban selanjutya yang akan lebih banyak dan parah dalam penaganan kedepanya. Jika ini tidak direspon maka kami akan lakukan perlawanan bersama para korban ke pihak klinik Wardah Medical Center.(Syaiful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250