Morowali – Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia Morowali-Makassar (IPPMIM-M) menyoroti buruknya kondisi ruang isolasi RSUD Morowali yang diduga tidak layak huni bagi pasien BPJS. Keluhan mencuat setelah keluarga pasien melaporkan ruangan kotor, penuh nyamuk, keramik lantai pecah, hingga kamar mandi tak berfungsi.
Ketua IPPMIM-M, Aidil, mengaku menerima langsung aduan itu dari keluarga pasien. “Rumah sakit itu tempat mencari kesembuhan. Pasien BPJS maupun umum berhak dapat layanan manusiawi, aman, dan bersih sesuai standar,” tegasnya, Minggu, 21/6/2026.
Menurut Aidil, ruang isolasi merupakan fasilitas vital dalam penanganan pasien. Jika benar kondisinya semrawut, manajemen RSUD Morowali dan Pemkab Morowali wajib segera evaluasi total. “Ini soal keselamatan. Jangan tunggu viral baru bergerak,” ujarnya.
IPPMIM-M mendesak direksi RSUD Morowali segera memberi klarifikasi terbuka dan memperbaiki fasilitas tanpa tunda. Aidil mengingatkan, pembiaran akan menggerus kepercayaan publik pada layanan kesehatan daerah. “Jangan sampai pasien datang berobat, pulang bawa penyakit baru karena ruangannya jorok,” sentilnya.
Hingga berita ini diturunkan, masih berupaya mengonfirmasi pihak RSUD Morowali dan Dinas Kesehatan Morowali terkait kebenaran aduan tersebut.
(Redaksi / Whatsapp :081371835194)


