Proyek AIR Bersih di Desa Paku Gagal, Air Bor Asin dan Gatal, Dana Sudah Cair Penuh

MOROWALI – Proyek sumber mata air bersih di Desa Paku, Kecamatan Bungku Selatan tahun anggaran 2025 menuai protes. Dengan nilai dana Rp2.300.000.000, proyek tersebut disebut tidak termanfaatkan sesuai harapan. Kades Paku, Mashuri, menyebut hasil bor justru menghasilkan air asin dan gatal sehingga tidak layak konsumsi.

Mashuri menjelaskan, pihak pelaksana memaksakan pengeboran di titik yang mereka tentukan sendiri. Lokasinya disebut berada di tempat asin dan kotor. Akibatnya air yang keluar tidak bisa digunakan masyarakat.

“Tidak mengikuti Perencanaan dari Desa, mereka paksakan sesui kemauan mereka, mereka Bor di Tempat Asin dan Kotor, Jadi air nya Asin dan Gatal, tidak bisa di Konsumsi Masyarakat,” kata Mashuri, Minggu (19/07/2026).

Ia juga menyebut DPRD pernah turun dan memberi waktu 20 hari untuk perbaikan. Namun hingga 2 bulan tidak ada tindakan.

“Sudah Pernah Turun dari DPRD, mereka dikasi waktu 20 Hari, air bersih sudah 2 bulan tidak ada tindakan, mungkin karena mereka Keluarga Bupati sehingga semaunya Saja,” ujarnya.

Kades mengaku sudah melayangkan surat ke DPRD. Ia mempertanyakan pencairan dana yang sudah dibayarkan seluruhnya tanpa ada pengecekan lapangan.

“Yang bikin kami Bertanya- tanya Kok dana sudah dibayarkan semua tanpa mereka lihat keadaan di Lapangan,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari pihak pelaksana proyek dan instansi terkait.

 

 

(Redaksi/ Whatsapp: 081371835194)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250