FORBES Morowali Desak APH Selidiki Dugaan Ketidaktransparanan Dana CSR dan Plasma PT CITRA

MOROWALI – Forum Rakyat Bersatu Morowali, FORBES Morowali, mendesak Aparat Penegak Hukum, APH, mengusut pengelolaan dana Corporate Social Responsibility, CSR, dan dana plasma PT Cahaya Indola Tunggal Rana Alam, PT CITRA, di Kabupaten Morowali.

Desakan itu disampaikan Ketua Umum FORBES Morowali, Abd. Jamil, Senin (27/7/2026). Menurutnya, desakan muncul dari banyaknya laporan masyarakat yang mempertanyakan transparansi penggunaan dana perusahaan sejak beroperasi sekitar 2010.

“Selama perusahaan beroperasi di Morowali, masyarakat berhak tahu. Berapa besar dana yang disalurkan, siapa penerimanya, program apa saja, dan bagaimana pertanggungjawabannya. Jangan sampai dana yang sejatinya hak masyarakat tidak jelas arahnya,” tegas Abd. Jamil yang akrab disapa Bang Hanto.

Soroti Jalan Tani dan Lingkungan

FORBES juga menyoroti dugaan penggunaan jalan tani milik warga sebagai akses operasional PT CITRA selama bertahun-tahun tanpa membangun jalan sendiri.

“Kami minta instansi berwenang memverifikasi legalitas penggunaan akses tersebut agar ada kepastian hukum,” ujar Bang Hanto.

Organisasi itu turut meminta evaluasi terhadap kewajiban lingkungan perusahaan. Termasuk keterbukaan informasi soal kawasan konservasi dalam wilayah konsesi, luasnya, pengelolaannya, dan realisasi komitmen perlindungan lingkungan.

Tuntut Keterbukaan

FORBES menilai keterbukaan informasi adalah bagian dari tata kelola perusahaan yang baik. Karena itu APH diminta menyelidiki jika ada dugaan penyimpangan sesuai hukum yang berlaku.

“Kami tidak menghakimi. Kami mendorong keterbukaan, kepastian hukum, dan perlindungan hak masyarakat serta lingkungan. Kami hormati asas praduga tak bersalah,” katanya.

Ia berharap APH bekerja profesional dan objektif. “Jika tidak ada pelanggaran, sampaikan terbuka ke masyarakat. Jika ada pelanggaran, proses hukum harus tegas tanpa pandang bulu,” tutup Bang Hanto.

 

Catatan Redaksi:
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT CITRA belum memberikan keterangan resmi. Redaksi membuka ruang hak jawab seluas-luasnya.

 

 

 

( Redaksi / Whatsapp : 081371835194)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250