Example 728x250

Puskesmas Bahomotefe Klarifikasi Terkait Kasus Bayi Meninggal

Morowali, 25 November 2025 — Puskesmas Bahomotefe menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf kepada keluarga pasien terkait meninggalnya seorang bayi pada 22 November 2025. Pihak puskesmas menegaskan bahwa seluruh prosedur telah dilakukan sesuai standar pelayanan.
Rakyatbersuara.com

Pihak puskesmas menjelaskan bahwa pasien Ny. R (24) sebelumnya telah melakukan pemeriksaan kehamilan di dokter umum dan rumah sakit. Hasil USG menunjukkan perbedaan tafsiran berat janin, namun pemeriksaan terakhir dari dokter spesialis tetap merekomendasikan persalinan normal di puskesmas.

Pada 22 November 2025 dini hari, pasien mengalami pecah ketuban dan langsung diobservasi sesuai SOP. Kondisi pembukaan dan denyut jantung janin masih dalam batas normal. Pukul 08.44 WITA, puskesmas menghubungi IGD PONED RSUD Morowali untuk merujuk, namun diarahkan melakukan observasi tambahan. Meski demikian, puskesmas memutuskan tetap menyiapkan rujukan lebih cepat.

Sebelum rujukan dilakukan, pemeriksaan menunjukkan pembukaan telah lengkap. Pukul 10.43 WITA, bayi lahir dengan lilitan tali pusat dan distosia bahu. Bayi tidak menunjukkan napas maupun denyut jantung meski dilakukan resusitasi sesuai SOP. Pukul 12.00 WITA, dokter menyatakan bayi meninggal dunia.

Puskesmas juga menjelaskan bahwa prosedur rujukan selama ini dilakukan melalui komunikasi awal dengan IGD PONED. Setelah kejadian ini, pihak rumah sakit menyampaikan bahwa puskesmas dapat langsung merujuk tanpa menunggu persetujuan.

“Kami menyampaikan duka cita dan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada keluarga pasien. Kami telah berupaya memberikan pelayanan maksimal,” demikian pernyataan Puskesmas Bahomotefe.

 

Sumarlin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250