Lapas Petobo Diduga Jadi Sarang Kartel! Ruli Kendalikan Narkoba dan Penipuan dari Balik Jeruji 

PALU — Lapas Kelas II A Palu atau yang dikenal Lapas Petobo diduga kuat berubah fungsi. Bukan tempat pembinaan, tapi justru jadi markas para bandar narkoba dan pasukan penipu ulung yang bebas beraksi dari balik jeruji.

Fakta ini terkuak dari pengakuan sejumlah mantan warga binaan. Menurut mereka, di dalam Lapas Petobo saat ini dihuni para sobis dan bandar narkoba yang justru makin leluasa menjalankan bisnis haramnya.

“Lapas Petobo bisa dibilang surganya para bandar dan penipu,” ujar Ica, mantan warga binaan Lapas Kelas II Palu kepada wartawan media ini, Selasa 11 Agustus 2026.

Pernyataan itu diperkuat mantan pengedar sabu yang beroperasi di luar. Ia menyebut peredaran barang haram di Kota Palu sepenuhnya dikendalikan dari dalam Lapas Petobo. Para bandar bahkan membentuk kelompok kartel di dalam, bekerja sama dengan para penipu ulung yang dikenal sebagai pasobis.

“Saat dulu saya jadi pengedar sabu, kami mendapat barang haram itu atas persetujuan dari dalam Lapas Petobo. Mereka ini juga biasa jadi pasobis melakukan penipuan, dari dalam. Didalam itu kan mereka berkelompok semacam kartel begitu, fasilitas mereka lengkap,” ujar Irwan.

Salah satu nama yang disebut-sebut sebagai pengendali adalah Ruli. Ia diduga sebagai tangan kanan bos besar bandar narkoba. Tidak hanya itu, Ruli juga disebut memiliki jaringan pasobis di dalam maupun di luar lapas untuk melakukan penipuan uang terhadap calon korban.

“Ruli ini tangan kanan bos besar, dia juga sudah banyak melakukan sobis. Tidak hanya puluhan juta tetapi ratusan juta sekali melakukan sobis. Hebatnya ia mengendalikan orang-orang dari luar mencari korban, salah satu korban paling mereka cari para pembeli yang memesan sabu dalam jumlah besar,” ungkap sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Yang lebih mengerikan, dari keterangan yang dihimpun, petugas Lapas Petobo diduga kuat ikut terlibat. Rumor dan kesaksian menyebutkan fasilitas para pelaku kejahatan di dalam sangat lengkap. Bahkan diduga kuat para bandar dan para penipu tidak hanya dilindungi, tetapi juga dikendalikan oleh oknum petugas Lapas Petobo.

Jika benar, maka Lapas Petobo sudah berubah menjadi benteng paling aman bagi kejahatan. Narkoba keluar-masuk, penipuan jalan terus, dan semua dikomando dari dalam.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Lapas Kelas II A Palu belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan Lapas Petobo menjadi pusat pengendalian narkoba dan penipuan serta keterlibatan oknum petugas di dalamnya. Media ini membuka ruang seluas-luasnya kepada pihak Lapas Palu, Kemenkumham Sulteng, dan pihak terkait lainnya untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab demi pemberitaan yang berimbang.(*)

 

 

 

 

(Redaksi/ Whatsapp: 081371835194)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250